Betapa hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri
Siapakah kini pelipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudai janji bakti
Gugur satu tumbuh seribu
Tanah air jaya sakti
Gugur bungaku di taman bakti
Di haribaan pertiwi
Harum semerbak menambahkan sari
Tanah air jaya sakti
(Gugur Bunga – Ismail Marzuki)
![]() |
| Source : romadecade.org |
Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf
Habibie, siapa yang tak kenal dengan beliau? Sosok yang sangat cerdas namun
tetap rendah hati dan bersahaja. Beliau lahir di Parepare, Sulawesi Selatan pada 25
Juni 1936. Beliau adalah Presiden Republik Indonesia yang ketiga. B.J. Habibie
merupakan anak keempat dari delapan bersaudara. Ayahnya, Alwi Abdul Jalil
Habibie berprofesi sebagai ahli pertanian yang berasal dari Gorontalo dan
Ibunya, R. A. Tuti Marini Puspowardojo dari Jawa.
![]() |
| Source: id.wikipedia.org |
B. J. Habibie pernah menuntut
ilmu di Sekolah Menengah Atas Kristen Dago. Habibie kemudian belajar tentang
keilmuan Teknik Mesin di Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung yang
sekarang menjadi Institut Teknologi Bandung pada tahun 1954. Pada 1955-1965,
Habibie melanjutkan studi Teknik Penerbangan, spesialisasi Konstruksi Pesawat
Terbang di RWTH Aachen, Jerman Barat, menerima gelar Diplom Inginieur pada 1960
dan gelar Doktor Ingenieur pada 1965 dengan predikat Summa Cum Laude.
Eyang B. J. Habibie merupakan
sosok putra bangsa yang berkontribusi besar dalam memajukan bangsa. Kecerdasan
dan segala jasa-jasanya di bidang teknologi sudah sangat terkenal bahkan sampai
ke Eropa. Beliau adalah orang yang sangat dihormati di Jerman, karena jasanya
dalam ilmu pengetahuan terutama penerbangan. Bahkan beliau sampai mendapat panggilan sebagai Bapak Teknologi.
![]() |
| Source: google.com |
Dilansir dari Bangka Pos
(10/09/2019) Eyang B. J. Habibie adalah satu-satunya orang Indonesia yang
termasuk dalam daftar tokoh jenius yang memiliki IQ tertinggi di dunia. Beliau
diketahui memiliki IQ 200 yang melebihi IQ Albert Einstein yaitu 160.
Aku masih ingat, dulu waktu kecil
ya sekitar kelas 2 SD. Aku adalah anak yang bandel, malas belajar, jarang
sekolah. Selalu ada alasan untuk bolos sekolah. Bahkan saat teman-teman aku
mengikuti mata pelajaran olah raga, aku hanya bersantai-santai di rumah sampai
jam pelajaran olah raga habis, saking gak sukanya olah raga. Hmmm memalukan!
Tapi, dua tahun kemudian ada
sesuatu yang memaksa aku harus pindah sekolah ke pelosok desa. Sempat sedih dan
berontak karena aku keberatan harus sekolah di sana. Lah, apa hubungannya
ceritaku dengan sosok B. J. Habibie?
Jadi, waktu aku duduk di kelas 4
SD, awal-awal kepindahan sekolahku, Mamah selalu bercerita tentang sosok B. J.
Habibie.
Mamah bilang, “Nada tahu gak
rumus ‘Faktor Habibie’”?
Ya tentu saja aku gak tahu,
jangankan rumus itu, cara berenang aja aku gak tahu karena malas ikut jam olah
raga.
Lalu Mamah melanjutkan dengan
menjelaskan bahwa rumus ‘Faktor Habibie’ adalah rumus yang diciptakan oleh B.
J. Habibie, presiden Indonesia ketiga.
Berkat kejeniusannya itu, rumus tersebut digunakan untuk menghitung keretakan
atau crack propagation on random sampai
ke atom-atom pesawat terbang.
Wah, aku langsung takjub. Lalu
bertanya, “Pak Habibie kan mantan Presiden Indonesia, berarti orang Indonesia?”
hahaha pertanyaan konyol memang.
“Iya lah, tentu saja” kata Mamah.
Mamah bilang kalau B. J. Habibie orang
Parepare lalu kuliah di Jerman dan menjadi warga kehormatan di sana, hal ini
karena jasa-jasanya. Beliau juga mendapatkan banyak penghargaan kelas dunia.
Namun, Pak Habibie tetap cinta Indonesia, Ibu Pertiwi, Tanah kelahirannya,
begitu kata Mamah.
Pak Habibie mendirikan PT IPTN di
Bandung, beliau ingin memajukan penerbangan Indonesia. “Mau gak seperti Pak
Habibie, bisa buat pesawat?”
Kata-kata itu seperti sihir hehe
lebay sih, tapi begitu adanya. Setelah mendengar cerita panjang tentang beliau,
aku jadi semangat untuk belajar lagi. Lebih rajin dan giat dari sebelumnya.
Bahkan saat kelas 4 SD itu for the first
time in forever, aku bisa dapat Rangking 1 di kelas hohoho sebuah prestasi
yang cukup membanggakan untuk anak yang dulunya malas sekolah seperti aku.
Tapi itu benar-benar terjadi,
bahkan beliau menginspirasi aku untuk terus belajar dan membanggakan orang tua.
Aku selalu bercita-cita bisa kuliah di luar negeri. Percaya atau engga, setiap
mendengar lagu Indonesia Raya atau Indonesia Pusaka, aku selalu merinding
sendiri, membayangkan kalau aku mendengarkan lagu ini ketika aku sedang belajar
di luar negeri atau bertugas di luar negeri, hah halu emang wkwkwk
Tapi memang itulah impian aku
dulu, bahkan sampai sekarang. Aku ingin sekali mengharumkan nama Indonesia,
atau berkontribusi, sekecil apa pun untuk kemajuan bangsa.
Besar sekali efek dari cerita
Mamah tentang Eyang B. J. Habibie untukku. Aku masih ingat tahun 2012, saat
film Habibie & Ainun yang pertama tayang di bioskop. Aku rela pergi ke luar
kota mengajak Kakak dan sepupu ku untuk menonton film itu, karena di tempat
tinggal aku belum ada bioskop waktu itu huhu so sad, tapi sekarang udah ada sih hehe
![]() |
| Source: google.com |
Film yang menceritakan perjalanan
hidup Eyang B. J. Habibie dan istrinya cukup menguras air mataku, tergambar
dengan jelas besar cintanya untuk istrinya dan untuk negara Indonesia.
Merinding sekali melihat proses pembuatan pesawat pertama Indonesia sampai
penerbangannya untuk pertama kali.
![]() |
| Source: profilpedia.com |
Dari sana aku belajar, untuk
menjadi orang besar perlu ditempa berkali-kali, seperti besi yang harus terus
ditempa dan dipanaskan agar dapat dibentuk menjadi sesuatu yang bagus dan
bermanfaat.
Karena sosoknya yang sudah
menjadi inspirasi dalam kehidupan aku, ketika berita tentang kepergian beliau
untuk selama-lamanya muncul di televisi, rasanya sedih sekali. Ingin menangis
pada saat itu, tapi aku ingat waktu itu aku tidak sedang di rumah, aku di
tempat temanku, malu.
Eyang B. J. Habibie, sosok yang
bersahaja, pembangun teknologi bangsa yang rendah hati, meninggal dunia pada 11
September 2019. Sedih sekali, namun kepergiannya bukan untuk terus menerus
ditangisi dan disesali. Perjuangannya harus dilanjutkan, cita-citanya untuk
memajukan bangsa harus diwujudkan. Akan sulit sekali menemukan lagi sosok
seperti beliau. Bahkan dalam seribu tahun lagi pun belum tentu terlahir kembali
sosok yang seperti beliau ini.
Selamat jalan Pahlawan Indonesia,
Pejuang Bangsa, Putra Terbaik Ibu Pertiwi. Terima kasih atas segala pelajaran
hidup yang berharga, dan selalu menjadi inspirasiku.
![]() | |
| Source: kepogaul.com |
“Hanya anak bangsa sendiri lah yang dapat diandalkan untuk membangun Indonesia. Tidak mungkin kita mengharapkan dari bangsa lain.” (B. J. Habibie 1936-2019)








34 Comments
Dariiii semua publik figur yang meninggal dan diberitakan di berbagai media, baru kali ini aku benar-benar merasakan kesedihan mendalam sampai berkaca-kaca bahkan menangis!
ReplyDeleteSemengharukan itu meninggalnya Pak Habibie, seberjasa itu untuk Indonesia. InsyaaAllaah husnul khatimah :) aamiin.
Aku juga sedih bgt rasanya, sosoknya tuh gaakan pernah terganti :') aamiin ya allah
DeleteBeliau ini ya, sudahlah pintar, rendah hati, nasionalis, dan peduli juga untuk membimbing generasi berikutnya. Sungguh kehilangan sosok inspiratif seperti beliau. Masih menunggu juga kisah film selanjutnya yang sepertinya lebih fokus ke ibu Ainun ya, sayang beliau tidak sempat menyaksikan.
ReplyDeleteIya, sosok negarawan yg bijaksana sekali, hmmm bakal sedih bgt sih nanti pas nontonnya:(
DeleteBapak satu ini dari lirikan matanya yang lincah, kliatan jeniusnya. Ga usah ditanya karya belio, tapi sungguh bikin hati menangis dengan kisahnya terutama kisah cintanya.
ReplyDeleteSemoga mereka bertemu dikeabadian yaaa.
Iya bener bgt teh, aamiin ya allah, suka sedih jadinya:(
DeleteSang pejuang demokrasi, selamat tinggal Bapak..kami percaya Bapak dan Ibu akan lebih tenang dan bahagia disana. Kisah yang selalu menjadi inspirasi untuk banyak orang karena sangat banyak sekali jasanya untuk Indonesia ini. Kami rindu sosok sepertimu Pak, mudah-mudahan Indonesia mendapatkan sosok yang menjadi panutan seperti beliau, bahkan bisa lebih dari beliau..
ReplyDeleteIya, bapak demokrasi :') semoga akan lahir lg sosok seperti beliau di masa depan
DeleteAku masih g nyangka sih sampe hari ini, karena MashAllah eyang sudah banyak banget berjasa, tapi bersyukur senggaknya kisak eyang habibi dan eyang ainun sudah di filmkan. Untuk menjadi contoh bagi kita pemuda indonesia.
ReplyDeleteSedih banget denger berita waktu Eyang Habibi berpulang :(
ReplyDeleteGimana ya, udah ngerasa kayak eyang sendiri... Panutan se Indonesia ini sih.. Dulu pernah mampir ke rumah perpustakaannya dan ketemu langsung Eyang Habibi. Super ramah sama wartawan dan tamu yang datang :')
aku kayaknya ada pernah liat video beliau yang suka banget makan kacang rebus, favoritnya dia banget, masyaaallah semoga beliau husnul khotimah
ReplyDeleteJujur aja, mendengar berita wafatnya beliau tempo hari bikin hati terpoteq. Aku nfgeans banger dengan beliau dan By Ainun, sejak nonton Dan baca buku Habibue Ainun apalagi.. bisa Belajar soal rumah tanggapun dari mereka.. alfatihah utk keduanya..
ReplyDeleteKemaren waktu denger berita wafatnya beliau nggak bisa berhenti nangis.. Sedih banget.. Aku paling terkesan sama kisah cintanya, betapa beliau amat sangat cinta dan setia sama mendiang istrinya, bu Ainun.. Keinget pun rasanya masih sedih.. Semoga beliau husnul khotimah..
ReplyDeleteSaya sedih banget kalau lihat eyang di TV apalagi saat mengenang saat beliau masih ada di dunia. Sedih banget pokoknya, banyak sekali yang telah diberikan oleh Eyang Habibi untuk Indonesia
ReplyDeleteSejak usia Sekolah Dasar, aku sangat simpati dengan alm. Bpk BJ. Habibie. Bagiku, beliau putra bangsa terbaik. Insyaallah namanya selalu dikenang. Buat anak-anak kita, yuk kenalkan salah satu sosok bapak bangsa ini.
ReplyDeleteSalah satu orang terbaik bangsa yang karya2nya mendunia dan siapa yg tdk mengidolakan beliau, negarawan yang juga suami terbaik nya ibu ainun, maasyaaAllah
ReplyDeleteBegitu banyak kenangan dan begitu banyak juga jasa yang telah diberikan eyang habibie kepada Indonesia ya... Indonesia berduka dan dunia juga berduka.. sosok intelektual yang humble semoga generasi selanjutnya ada yang mengikuti jejak beliau
ReplyDeleteAku mewek Mba baca tulisan ini. Terlihat bagaimana tulusnya Mba pengen menghormati Beliau untuk terakhir kalinya dengan ucapan terima kasih melalui tulisan. MasyaaAllah hebat banget sosok beliau bisa membantu Mba lebih giat lagi dalam belajar.
ReplyDeleteFilm Ainun Habibie tuh bener2 cem titik balik buat aku, aku jadi ngefans banget nget sama Pak Habibie (dulu2 ngefans tapi gak sampe banget gitu), sama jadi ngefans banget sama BCL hweeehehehee..
ReplyDeletehuhuuu ini bapak negara yang bikin aku kehilangan.. sebelum2nya mah engga.. Eyang Habibie tuh menurutku pemimpin yang islami dibandingkan presiden2 lainnya Indonesia.. Al fatihah...
ReplyDeleteIndonesia benar-benar kehilangan sosok beliau sebagai cendekiawan dan negarawan. Semoga amal ibadah pak Habibie mengantarkan beliau ke tempat terbaik di sisiNya. Al Fatihah.
ReplyDeleteaku juga sangat kehilangan waktu eyang Habibi dikabarkan wafat, sedih banget dan sampe aku pun nangis gitu karena membaca beberapa bai prosa bebasnya akan cinta yg tulus kepada ibu Ainun
ReplyDeleteIndonesia kehilangan sosok negarawan sejati yang memberikan kebanggaan bagi negeri ini di mata dunia
ReplyDeleteAku tuh waktu dengar berita pak Habibie meninggal, sedih banget. Langsung deh cari berita tentang beliau, tak hanya di Indonesia saja yang turut berduka. Di German orang-orang berduka selama 7 hari.
ReplyDeleteBanyak kenangan bangsa bersama salah satu putra terbaik dari Pare pare ini ya..
ReplyDeleteSelamat Jalan Bapak Teknologi semoga damai dan diterima iman Islamnya. Amin.
Aku sangat menghormati bapak Habibie. Kecerdasannya, kewibawaannya, akhlaknya, dan kasih sayangnya pada istri bener2 bikin speechless, sampai kehabisan kata untuk menggambarkan prbadinya yang mulia. Semoga beliau mendapat tempat terbaik.
ReplyDeleteAku sedih banget loh pas Eyang Habibie meninggal dunia. Ada kali besoknya seharian dikit dikit nangis huhuhu. Jasa dan pemikirannya begitu banyak dan besar untuk Indonesia. RIP Eyang.
ReplyDeleteSedih karena aku berasa kehilangan sekali. Belum ada yang bisa menggantikan Bapak habibie
ReplyDeleteSedih banget ya apalagi kalo ingat adegan-adegan di film Habibie Ainun. Sampe nangis aku tuh. Masih Ada mimpi Pak Habibie yang belum tercapai ya. Bikin pesawat sendiri. Dulu sudah pernah sih tapi mangkrak.
ReplyDeleteIya, benar2 gaada duanya:') wah senangnya, itu cita2 aku dulu lho kak hihi
ReplyDeleteAku suka sekali dengan Beliau. Dulu pengen menjadi insinyur karena pengen seperti Pak Habibie. Beliau adalah sosok yang luar biasa. Kepintaran dan sikap beliau. Hiks..selamat jalan Bapak, semoga husnul khotimah. Aamiin.
ReplyDeleteBeliau inpsirasiku banget. Eyang sosok yang sangat rendah hati ditengah gemerlap prestasi. Semoga surga adalah tempat terbaik bersama Bu Ainun dan keluarga di alam sana amiin
ReplyDeleteIhiks, kusedih lagi baca ini. Jadi inget terakhir kali ketemu belian. Banyak banget wejangan beliau yang bikin aku termotivasi. Semoga ilmu beliau menjadi jalan beliau menuju tempat terbaik di sana. :')
ReplyDeleteIndonesia menangis... kehilangan sosok seorang BJ. Habibie adalah kehilangan yang teramat besar. Seorang inspirator bagi seluruh anak bangsa.
ReplyDelete