Setelah sekian lama, aku semakin menyadari siapa yang datang untuk pergi, siapa yang datang untuk menemani.
Setiap orang berbeda satu dengan
yang lainnya, menghadapinya pun berbeda. Selalu mencoba memposisikan diri,
walau kadang aku sendiri tak ada yang menemani.
Semua orang tak sama, dan tidak
bisa disama-samakan. Aku tak pernah menuntut siapapun untuk sama sepertiku,
jadi seringkali aku ingin tidak ada yang menuntutku untuk sama seperti
siapapun, jangan pernah tuntut aku untuk begini begitu.
Kita semua berbeda satu dengan
yang lain, jadi memahami siapapun adalah hal yang perlu, tidak usah menunggu untuk dimengerti untuk mulai memahami.
Aku? Tentu saja aku juga tidak
sempurna.
Mood-ku swing. Kadang mood-ku bisa berubah hanya karena hujan datang,
atau mood-ku malah berubah baik saat orang-orang lesu atau sedang bersedih.
Memahami mood sendiri saja kadang masih sulit. Tapi aku selalu belajar.
Air saja tak pernah marah walau
dia hanya bisa berjalan mengikuti arah, malam pun tak pernah menggerutu walau
dia dan siang tak pernah bisa bersatu.
Aku ingin mencoba memahami
diriku, biarlah tak perlu marah dan menggerutu hanya karena mereka atau
siapapun tak mau memahamimu atau mengertimu.



0 Comments